LAMONGAN, Radar Lamongan - Kemenag Lamongan merinci terdapat 225 calon jemaah haji (CJH) cadangan, dari total 450 CJH cadangan yang sudah melunasi biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) Tahun 2024.
Setelah pelunasan bipih tahap satu ditutup, sebanyak 110 CJH cadangan masuk ke dalam porsi urut berangkat.
Diberitakan sebelumnya, CJH yang tidak melunasi bipih tahap satu, maka secara otomatis dianggap tunda berangkat.
Kuota itu yang diisi oleh CJH cadangan. Untuk porsi cadangan ini kuota Jatim.
Dan sebelumnya untuk CJH cadangan sudah membuat pernyataan siap berangkat dan tidak, jadi menunggu kuota, tutur Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Lamongan, Abdul Ghofur.
Ghofur memastikan, untuk cadangan yang statusnya bisa berangkat, termasuk bisa melakukan perekaman bio visa.
Sedangkan, nantinya pelunasan di tahap kedua, yakni bagi yang gagal sistem, penggabungan, dan pendampingan.
Jika kuota haji masih tersisa, maka kuota itu diberikan cadangan, diisi yang sudah melakukan pelunasan, ujarnya.
Ghofur merinci, terdapat 863 CJH yang sudah melakukan bio visa, dengan melakukan foto paspor, wajah, dan sidik jari. Kemenag mengagendakan 100 jemaah per hari.
Untuk yang melakukan bio visa memang target kami yang urut porsi berangkat, itu menjadi target pelaksanaan bio visa, terangnya. (sip/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta