Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Kunjungan Pasar Tradisional di Lamongan Terdampak Online Shop

Anjar Dwi Pradipta • Selasa, 20 Februari 2024 | 02:25 WIB
SEPI: Dampak jual beli online sangat terasa bagi pedagang pasar baru Lamongan. (Anjar. / rdrlmg)
SEPI: Dampak jual beli online sangat terasa bagi pedagang pasar baru Lamongan. (Anjar. / rdrlmg)

LAMONGAN, Radar Lamongan - Masifnya marketplace dan online shop cukup memengaruhi kunjungan ke pasar tradisional.

Sehingga, perlu upaya untuk meningkatkan kunjungan, agar pedagang di pasar tradisional bisa tetap survive. 

Direktur Perumda Pasar Lamongan, Suhartono menjelaskan, untuk pertumbuhan ekonomi di tingkat pedagang mulai membaik dibandingkan ketika pandemi.

Namun, kondisi ini sangat berbeda jika dibandingkan dengan beberapa tahun yang lalu. 

Sebab, berdasarkan pengamatannya, tren belanja ke pasar tradisional cenderung menurun.

Khususnya untuk pasar baru Lamongan yang menjual kebutuhan pakaian dan perlengkapan rumah tangga.

Karena itu dibutuhkan dukungan semua pihak untuk membiasakan belanja di pasar tradisional. 

Dampak jual beli online sangat terasa, utamanya penjual baju, jadi sekarang harus terbuka dan responsif dengan perkembangan zaman,” tuturnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan.

Menurut dia, minat untuk ke pasar baru Lamongan perlu didorong, karena tonggak ekonomi itu terjadi di sektor usaha kecil menengah.

Hartono mengatakan, pihaknya terus berupaya dengan mengajak pedagang untuk melakukan transaksi jual beli secara digital melalui aplikasi yang tersedia.

Sehingga konsumen bisa memesan lewat aplikasi dan diantarkan oleh kurir, ucapnya.

Hartono menuturkan, untuk penjualan di pasar sembako baik di kota, Babat, maupun Paciran masih normal.

Bahkan terjadi lonjakan di beberapa momen, seperti hari besar keagamaan dan momen tahun baru. 

Kalau pasar sembako tergantung dari petani, ketika panen pasti ramai, ” ujarnya. (rka/ind)

Editor : Anjar D. Pradipta
#lamongan #Perumda Pasar #radar lamongan #pasar tradisioanal