LAMONGAN, Radar Lamongan - Kepala Dinas PU SDA Lamongan, Gunadi melalui Kabid Operasi dan Pemeliharaan, Saikhu Rohman menjelaskan.
Hujan deras di pusat Lamongan kota terpantau 115 milimeter (mm) per hari, Kembangbahu 90 mm per hari, Tikung 98 mm per hari, dan beberapa wilayah lainnya 100 mm per hari.
Berdasarkan data hujan ringan antara 0,5 hingga 20 mm per hari, hujan sedang 20 — 50 mm per hari, hujan lebat 50 — 100 mm per hari, dan hujan sangat lebat antara 100 — 150 mm per hari.
Menurut dia, curah hujan tinggi membuat sungai meluap dan menyebabkan tanggul jebol.
Saya sudah berkoordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, dan BPBD untuk mempersiapkan segala sesuatu untuk penanganan darurat, seperti gedek guling, bongkotan, dan terpal, ujarnya.
Kita sudah mengirim alat berat eskavator ke lokasi, jam dua sudah mulai penanganan, dengan kerja bakti dan gotong royong, ucapnya.
Saikhu menuturkan, dalam penanganan perlu kondisi cuaca kondusif, untuk memperlancar penguatan tanggul.
Sebab dikhawatirkan jika terjadi hujan lagi, bisa mengganggu penanganan darurat yang ada, imbuhnya. (sip/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta