LAMONGAN, Radar Lamongan - Selasa (6/2) pagi, beberapa warga di Dusun Gabus, Desa Tambakploso, Kecamatan Turi, Lamongan disibukkan dengan aktivitas gotong royong mengamankan beberapa perabotan rumah tangga.
Ratusan rumah di Desa Tambakploso tergenang air luapan kali Plalangan akibat dua titik tanggul di aliran sungai tersebut jebol.
Priyatin, salah satu warga Dusun Gabus, menerangkan, bahwa dia mendapat kabar sekitar pukul 05.00 WIB terdapat tanggul jebol di Kali Plalangan.
Namun, pukul 08.00 WIB air luapan sungai mulai memasuki pekarangan rumahnya.
"Pagi usai sholat Shubuh dapat pengumuman terdapat tanggul jebol di Kali Plalangan, sekitar pukul 08.00 air mulai masuk ke dalam rumah", ujar Priyatin.
Ada beberapa perabot yang belum terselamatkan, salah satunya kulkas milik Priyatin.
"Sempat kualahan mengamankan perabot rumah tangga, soalnya keluarga sudah berangkat kerja ke sawah". Ujarnya.
BPBD Kabupaten Lamongan mendapatkan laporan, telah terjadi tanggul jebol di Kali Plalangan.
Dari data sementara yang diterima BPBD, hingga berita ini ditulis, terdapat sekitar 152 rumah milik warga Dusun Plosolebak , dan 175 warga Dusun Gabus, Desa Tambakploso,Kecamatan Turi tegenang.
Rata-rata rumah warga terendam genangan air luapan Kali Plalangan dengan ketinggian sekitar 40 hingga 60 centimeter.
Dari sektor pertanian dan perikanan, kurang lebih 50 hektare lahan pertanian milik warga Dusun Plosolebak, dan 70 hektare lahan pertanian warga Gabus, juga ikut terdampak jebolnya tanggul kali Plalangan.
Sementara kerugian yang dialami masih dalam pendataan. Akibat luberan air kali Plalangan, aktivis warga di sekitar Desa Tambakploso Kecamatan Turi jadi terganggu.
Pantauan wartawan Jawa Pos Radar Lamongan di lapangan, beberapa jalan poros desa juga tergenang.
Hingga berita ini ditulis, tanggul jebol di kali Plalangan masih belum bisa ditanggulangi dikarenakan derasnya arus debit air kali plalangan. (sip/jar)
Editor : Anjar D. Pradipta