LAMONGAN, Radar Lamongan- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan sukses menggelar wisuda tahfiz Alquran jilid enam
yang diikuti oleh 3.964 wisudawan dan wisudawati di alun-alun Lamongan, kemarin (22/1).
Wisuda tahfiz ke enam ini merupakan bentuk keberhasilan Pemkab dalam membumikan Alquran melalui Gerakan Lamongan Menghafal (GLM).
Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Lamongan Moh. Nalikan mengatakan, kegiatan ini merupakan implementasi GLM yang didasarkan pada Perbup Lamongan Nomor 5.
Yakni gerakan menghafal bagi peserta didik di Lamongan sebagai upaya pembentukan karakter anak dan bentuk syiar agama islam.
Wisuda ini diikuti sebanyak 88 lembaga di Lamongan, dengan jumlah peserta wisuda total 3.964 anak.
Rinciannya, jenjang SD/MI sebanyak 2.167, dan SMP/MTS jumlahnya 1.797 anak.
“Para wisudawan dan wisudawati ini sebelumnya sudah menjalani ujian bertahap, dan mereka dinyatakan lulus kemudian diwisuda serentak,”ujarnya.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengaku sangat senang dan bangga kepada para hafiz dan hafizah Lamongan yang sudah konsisten membaca dan menghafal Alquran.
Bupati Yes juga menyampaikan terima kasih atas kerawuhan Bu Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang bersedia mewisuda para hafiz di Lamongan.
Kemarin itu merupakan momen penting bagi hafiz karena berhasil menyelesaikan hafalannya dan diwisuda.
Menurut Bupati Yes, sebuah kebanggaan karena GLM ini sudah dijalankan bertahun-tahun dan konsisten melahirkan hafiz Quran di Lamongan.
Dengan kegiatan ini bisa menumbuhkan minat baca dan membumikan Alquran sebagai wujud harmonisasi dan kesalehan sosial.
“Saya berterima kasih atas kerawuhan Bu gubernur yang menjadi role model bagi para hafiz di Lamongan.
Kita melihat raut bahagia terpancar dari para wisudawan-wisudawati yang berhasil menyelesaikan hafalannya, dan semoga bisa konsisten dalam mengamalkan,”ujar Bupati Yes.
Bupati Yes menuturkan, kegiatan GLM ini disinergikan dengan program prioritas Perintis.
Sehingga bersama menjaga karakter Lamongan sebagai Kabupaten yang menjunjung tinggi nilai agama.
Terbukti dengan indeks kesalehan sosial yang naik menjadi 89,19 lebih tinggi dibandingkan Jatim dan nasional.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menambahkan, wisuda tahfiz di Lamongan luar biasa.
Semoga mengantarkan keberkahan dan manfaat untuk Lamongan, Jatim, dan Indonesia.
Khofifah berpesan kepada seluruh hafiz untu istiqomah dalam mengaji, menghafalkan, dan mengamalkan apa yang sudah dipelajari.
Karena Alquran ini sebagai referensi dan penunjuk jalan yang terang.
“InsyaAllah kalau kita rutin membaca dan mengamalkan apa yang terkandung dalam Alquran, hidup akan diselimuti keberkahan.
Bahkan, pekerjaan akan menghampiri bagi para hafiz Quran karena hampir seluruh fakultas membuka kuota khusus bagi penghafal Alquran,” tambahnya. (rka)
Editor : Anjar D. Pradipta