LAMONGAN, Radar Lamongan - Persela mendapatkan pelajaran berharga dari tim papan
bawah grup 3 Liga 2, Persipa Pati. Di laga pamungkas fase grup, Persela dipermalukan
Laskar Saridin – julukan Persipa dengan skor 1-3 di Stadion Tuban Sport Center, Minggu
(17/12).
Head Coach Persela, Djadjang Nurdjaman meminta maaf karena belum berhasil
mengamankan poin di kandang. Djanur, sapaan akrabnya menyayangkan sikap pemain
lawan yang dinilai kurang fair play. Ketika Lee Yu-Jun cedera, pemain Persipa masih
menggulirkan bola hingga tercipta gol ketiga.
‘’Harusnya kita main fair play, suatu perbuatan yang kurang baik, yang dilakukan oleh
pemain asing. Tapi apapun itu, kami kalah dan harus berbenah,’’ ujar pelatih 64 tahun itu.
Pelatih Persipa, Jan Bonardin Saragih mengatakan, pemainnya bekerja sangat keras.
Mereka bermain all-out, sehingga bisa memenangkan pertandingan. Dia tidak setuju
pemainnya dibilang kurang fair play.
Menurut dia, intinya mental pemain Persipa terangkat selama pertandingan, dan pemain
berambisi meraih kemenangan. ‘’Kemarin pemain semangatnya tinggi, emosional karena
sebelumnya kalah,’’ ujarnya. (rka/ind) Editor : Anjar D. Pradipta