radarlamongan.jawapos.com, Lamongan — Pegulat Lamongan, Dimas Septo Anugraha, gagal menembus final kelas 125 kilogram (kg) di PON XXI, Aceh — Sumut.
Dimas harus puas dengan raihan medali perunggu.
“Kami tetap bersyukur kerja keras ini bisa menambah medali untuk Jatim,” ujar pelatih gulat Lamongan, Putra Orga Ardianto.
Bagi Dimas, PON kali ini menjadi keikutsertaan kali ketiga.
Orga mengatakan, atlet gulat itu kuncinya disiplin.
Dimas merupakan salah satu atlet yang disiplin.
Kegigihannya bisa menjadi contoh bagi junior lainnya.
Menurut dia, saat ini ada enam pegulat yang rutin berlatih gulat.
Mereka berhasil meraih sejumlah medali pada kejurprov Jatim bulan lalu.
Namun, hanya Dimas yang memenuhi kriteria lolos ikut mewakili Jatim di PON XXI.
Orga berharap prestasi atlet gulat bisa terus konsisten setiap tahunnya, bahkan meningkat.
Dia meminta atlet fokus latihan untuk persiapan porprov tahun depan.
Porprov tahun lalu, gulat gagal membawa medali emas akibat atlet inti cedera.
“Kita jadikan kemarin menjadi pengalaman untuk lebih baik tahun depan,” tuturnya. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma